Makna Gempa Bumi

Posted on

KavSar.Net – Indonesia berada di perbatasan lempengan bumi. Bila terjadi pergeseran pada lempengan bumi tersebut maka akan terjadi gempa. Dalam Islam sendiri gempa bumi memiliki makna tersendiri.

Sering sekali terjadi gempa di daerah yang melewati jalur lempengan tersebut. baik itu gempa dengan skala ritcher yang ringan atau pun berat.

Tidak hanya itu saja. Gempa bumi juga bisa terjadi pada daerah pesisir. Apalagi saat akan terjadinya tsunami.

Ketika laut mulai menunjukkan tanda- tanda akan adanya musibah seperti tsunami, akan pula ditandai dengan adanya gempa bumi.

Selain itu, saat gunung akan meletus pun akan ditandai dengan gempa bumi.

Gempa bumi merupakan suatu bencana yang bisa menghancurkan berbagai bangunan atau apapun dengan kekuatan yang sangat besar.

Namun, dalam Islam sendiri apakah gempa bumi memiliki arti dan juga makna?

Pembahasan KavSar kali ini akan membahas tentang makna dan arti dari gempa bumi menurut Islam, simak kuy.

Apa itu Gempa Bumi?

Gempa bumi ialah pergerakan tanah yang terjadi di permukaan bumi karena pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba- tiba yang menciptakan gelombang.

Saat terjadi gempa bumi akan terasa getaran. Semakin besar getaran nya berarti energi yang terlepas pun semakin besar. Artinya skala ritcher yang besar menyebabkan getaran yang begitu keras juga.

Gempa bumi pun termasuk musibah yang bahkan bisa menghancurkan apa saja di daerah yang terjadi gempa bumi tersebut.

Musibah seperti ini sering sekali terjadi di beberapa negara di dunia ini. Apalagi di Indonesia yang termasuk dalam negara yang rawan akan gempa bumi.

Makna Gempa Bumi Menurut Islam

Makna Gempa Bumi Menurut Islam

Dalam Al Qur’an memang disebutkan perihal musibah yang terjadi di muka bumi ini.

Selain itu, sering sekali kita dengar di lingkungan masyarakat kita bahwa gempa bumi seperti teguran dari Allah SWT kepada kita hamba Nya terutama di daerah yang terkena musibah.

Apakah hal tersebut benar adanya?

Seperti yang kita ketahui, setiap musibah yang terjadi pasti dapat kita ambil hikmahnya.

Semua itu terjadi atas kuasa dari Allah SWT yang Maha Besar atas segala sesuatu.

Kebesaran Allah SWT tersebut yang dapat menjadikan hal yang tidak mungkin menjadi mungkin.

Termasuk dalam hal musibah, dalam sebuah ayat pada surat Al Isra pun telah disampaikan bahwasannya musibah atau pun bencana ialah akibat dari dosa yang dilakukan oleh manusia.

Musibah termasuk menjadi teguran agar kita dapat instropeksi diri dan lebih mendekatkan diri lagi kepada Allah SWT.

Dalam surat Al Isra ayat 16, Allah SWT berfirman:

“Dan bila Kami hendak untuk menghancurkan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang- orang yang hidup mewah di negeri tersebut, tetapi jika mereka berdurhaka di dalam negeri tersebut, maka sudah sepantasnya berlakulah perkataan (hukuman Kami), lalu Kami hancurkan negeri itu sehancur- hancurnya.”

Berdasarkan ayat tersebut dapat dilihat bahwa Allah SWT akan memberi peringatan kepada suatu negeri yang melakukan dosa yang membuat Allah SWT murka terhadapnya.

Meskipun begitu, tidak semua bencana atau pun musibah yang terjadi erat kaitannya dengan kesalahan yang dilakukan atas suatu kaum ya.

Bisa jadi bencana tersebut terjadi juga dikarenakan alam yang semakin tua. Atau adanya perubahan yang terjadi pada alam tersebut.

Musibah ataukah Bencana?

Bagaimana pun juga kita harus selalu berpikir positif atas terjadinya musibah.

Ambil hikmah yang baik dari bencana gempa tersebut.

Sayangi alam dan terus jaga alam tempat yang kita tinggali ini agar menimimalisir musibah yang akan terjadi.

Apalagi jika musibah tersebut terjadi karena kelalaian manusia itu sendiri.

Teguran atas kelalaian tersebut tidak bisa dihindari begitu saja.

Perbaiki dan jaga kembali alam dan negara kita agar selalu dapat hidup berdampingan.

Karena musibah yang terjadi semua atas kuasa Allah SWT dan kita juga tidak tahu kapan gempa bumi itu akan terjadi.

Baca Juga:

Demikian artikel KavSar tentang makna gempa bumi berdasarkan pada Islam dan semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda sekalian. Terima kasih.